SKEMA DASAR TANWIN
Tanwin baris berganda, penulisan arab sebenarnya di sebelah kanan, disebelah kiri penulisan skema atau perumpamaan bentuk tulisan ( bunyi tulisan dibaca ), sebelum itu kita pelajari baris dasar :
Baris dasar seperti :
فتح
ــَـ
كسر
ــِـ
ضم
ــُـ
اَ
اِ
اُ
وَ
وِ
وُ
يَ
يِ
يُ
فتحتين
ــًـ \ ــَـنۡ
كسرتين
ــٍـ \ ــِـنۡ
ضمتين
ــٌـ \ ــُـنۡ
Contoh kata/kalimat seperti :
وَهُدًی \ وَهُدَنۡ
شَيۡـئًـا \ شَيۡـئَنۡ
اِخۡفَـآءً \ اِخۡفَـآءَنۡ
وَاحِدَةً \ وَاحِدَتَنۡ
عَلِـيمًا \ عَلِـيمَنۡ
هُودٍ \ هُودِنۡ
طَعَـامٌ \ طَعَـامُنۡ
Untuk penulisan AN ( ــًـ ) atau fath͙ataìn ( فتحتين ) jika di akhir kalimat biasanya ditambah ALIF ( ا ) di belakangnya menjadi ( ــًـا ), namun tidak hanya dalam bentuk alif saja seperti contoh diatas, namun untuk penulisan AN ( ــًـ ) atau fath͙ataìn ( فتحتين ) bisa juga dalam bentuk lain, seperti ada ALIF MAQS̥UROH ( الالف المقصورة ) seperti huruf ya` tanpa titik ( ی ) di belakangnya menjadi ( ــًی ), ALIF MAMDUDAH ( الالف الممدودة ) seperti alif di iringi hamzah ( ــاءً ), dan ada juga contoh TA`MARBUT̥OH ( التاء المربوطة ) huruf ta` berbentuk bulat ( ةً ).
Untuk membaca tanwin apabila di was̥él (diteruskan) dibaca fath͙ah, atau kasroh, atau d̥ommah mengikuti hukum bacaannya, seperti :
بِعَذَابٍ اَلِيـمٍ \ بِعَذَابِنۡ اَلِيـمٍ
خَبِيرُۢ بِمَـا \ خَبِيرُمۡ بِمَـا
غَفُورࣱ رَّحِيـمٌ \ غَفُورُرۡ رَحِيـمٌ
وَجِهَـادِِ فِي \ وَجِهَـادِڠْ فِي
Namun bila di waqéf (dihentikan) seperti contoh berikut, dan untuk penulisan contoh baik sebelah kanan dan kiri sudah penulisan arab, berikut bentuk tulisan dan bentuk lisan (bunyi lisan dibacanya) seperti :
وَهُدًی ← وَهُدٰی
TULISAN : WAHUDANBUNYI LISAN MEMBACA (DIBACA MAD) : WAHUDĀ
شَيۡـئًـا ← شَيۡـئَـا
اِخۡفَـآءً ← اِخۡفَـآءَا
وَاحِدَةً ← وَاحِدَهۡ
عَلِـيمًا ← عَلِـيمَا
هُودٍ ← هُودۡ
طَعَـامٌ ← طَعَـامۡ
SKEMA DASAR S͙IDDAH
S͙iddah (Tas͙did) di baca sukun atau mati dan mengikuti menurut barisnya, Penulisan arab sebenarnya di sebelah kanan, di sebelah kiri penulisan skema atau perumpamaan bentuk lisan ( bunyi dibaca )
ــّـ = ــۡـںَ \ ــۡـںِ \ ــۡـںُ
Contoh kata/kalimat seperti :
فتح
رَبَّـكَ \ رَبۡـبَـكَ
كسر
رَبِّ \ رَبۡـبِ
ضم
رَبُّـكَ \ رَبۡـبُـكَ
Untuk pembahasan tajwid ada beberapa hukum bacaan untuk tanwin, di antaranya yang ada pada bacaan sebab nun sukun atau tanwin, seperti BACAAN الاظهار, BACAAN الاقلاب, BACAAN الادغام, dan BACAAN الاخفاء. Untuk hukum tanwin lainnya ada hukum bacaan was̥ol atau bacaan menyambung, yaitu HUKUM TANWIN ( ــًـ , ــٍـ , ــٌـ ) BERTEMU ALIF SUKUN/MATI ( اۡ ) ATAU ALIF LAM ( ال ), hukum tersebut bisa juga kalian pelajari disini hukum bacaan WAS̥OL.
Adapun untuk hukum s͙iddah, ada hukum bacaan الادغام, lalu hukum bacaan SUKUN/MATI ( ــۡـ ) BERTEMU S͙IDDAH ( ــّـ ) DUA HURUF BERTURUT-TURUT, dan ada juga hukum bacaan G̥UNNAH ( بغنّة ) seperti pada MIM S͙IDDAH ( مّ ) DAN NUN S͙IDDAH ( نّ ), hukum tersebut bisa juga kalian pelajari disini hukum BACAAN الادغام, lalu ada juga BACAAN IDG̥OM S͙AFAWI ( ادغاما شفويا ) PADA BACAAN MIM SUKUN.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar